Jun
01
Filed Under (mysql) by penguintux on 01-06-2009 and tagged ,

SELECT * FROM tanggal WHERE TANGGAL_KLAIM=STR_TO_DATE(”01/06/2009″,”%d/%m/%Y”);

Fiuh, Agak ribet juga sejak VBoxAddIf tidak disertakan pada Sun VirtualBox, VBoxAddIf ini kegunaannya untuk membuat Virtual Ethernet Card. Saya banyak menggunakan ini pada saat merancang pembuatan Data Center yang masih dalam bentuk cetak biru. Dengan Virtual Ethernet Card ini Saya bisa mencoba terlebih dahulu rancangan Data Center yang sudah Saya buat sebelum diimplementasikan. Bentuk Umum VBoxAddIF seperti dibawah ini:

VBoxAddIF vbox0 -u th3nux3r

vbox0 adalah nama Virtual Ethernet Card nya sedangkan th3nux3r adalah nama user yang akan menggunakan virtual ethernet card tersebut. Cuma perintah ini sudah tidak ada lagi di Sun Virtual Box.

Sebagai gantinya adalah VBoxTunctl. Bentuk umum dari VBoxTunctl adalah sebagai berikut:

VBoxTunctl -t tap1 -uth3nux3r

tap1 adalah nama Virtual Ethernet Card sedangkan th3nux3r adalah nama user yang akan menggunakannya

secara default tap1 ini setelah terbuat tidak langsung aktif. Untuk mengaktifkannya gunakan perintah dibawah ini:

ifconfig tap1 up

Akhirnya Saya bisa lagi membuat Data Center dengan Sun Virtual Box. senangnya!!! :)

Mar
12
Filed Under (Distro) by penguintux on 12-03-2009 and tagged , , , , ,

rpm --rebuild nama-package.src.rpm

Mar
04
Filed Under (Application Server, Java) by penguintux on 04-03-2009 and tagged , , , ,

Tomcat adalah sebuah implementasi Java Servlet dan JSP teknologi bersifat open source milik Apache Software Foundation.  Tomcat sering kali digunakan sebagai development server, hal ini dikarenakan salah satu sifatnya yang lightweight dibandingkan dengan servlet container maupun application server sejenisnya. Tetapi, ada juga perusahaan-perusahaan yang menggunakan tomcat sebagai production server. Sepertinya Saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar mengenai apa itu Tomcat karena menurut Saya penjelasan mengenai tomcat sudah cukup lengkap di homepage  nya tomcat.

Langkah-langkah instalasi Tomcat di Linux:

  1. Pastikan  Anda telah mengkonfigurasi Java di Linux dengan baik. Tutorialnya bisa anda lihat di sini.
  2. Kemudian download Package Tomcat di sini untuk yang versi 6.x atau di sini untuk versi 5.5.x.
  3. Lakukan ekstraksi file yang telah didownload dengan perintah sebagai berikut:
    tar xf nama_package.tar.gz
    seperti di bawah ini:
    tar xf apache-tomcat-6.0.18.tar.gz
  4. Kemudian pindah ke direktori hasil extract dengan perintah seperti dibawah ini:
    cd apache-tomcat-6.0.18
  5. Setting CATALINA_BASE, CATALINA_HOME, CATALINA_PID dan JRE_HOME pada file catalina.sh yang terdapat didalam direktori bin dibawah direktori hasil ekstrak.
    vim bin/catalina.sh
    tambahkan baris berikut
    CATALINA_HOME=/home/th3nux3r/Server/apache-tomcat-6.0.18
    CATALINA_BASE=/home/th3nux3r/Server/apache-tomcat-6.0.18
    CATALINA_PID=/home/th3nux3r/Server/apache-tomcat-6.0.18/tomcat.pid
    JRE_HOME=/usr/local/jdk1.6.0_10/jre

    Diatas tulisan
    # resolve links - $0 may be a softlink
    CATALINA_HOME dan CATALINA_BASE diisi sesuai denga absolute path tempat anda melakukan ekstraksi package.
    JRE_HOME diisi dengan Direktori tempat anda menginstall JAVA ditambahkan dengan “/jre”.
  6. Jalankan tomcat anda dengan perintah sebagai berikut:
    bin/catalina.sh start && tail -f logs/catalina.out
  7. Perhatikan Log file yang muncul,
  8. Apabila anda melihat tulisan seperti dibawah ini, anda telah berhasil menyalakan daemon tomcat
    INFO: Server startup in 890 ms
  9. Untuk pengecekan ketikkan URL http://localhost:8080 di web browser kesayangan anda,  jika anda melihat tampilan halaman tomcat, berarti Anda telah berhasil melakukan instalasi tomcat.
  10. Untuk meletakkan file-file kerja anda silahkan buat direktori baru di dalam direktori webapps yang terdapat di bawah CATALINA_HOME. Kemudian letakkan file-file kerja anda di dalam direktori baru tersebut.
  11. Untuk melihat hasil dari file-file kerja anda silahkan ketikkan URL http://localhost:8080/Nama_direktori_Baru
  12. Sukses instalasi dansetting tomcat

and now i’m only want to say

Happy Coding with Free Open Source Software, Open Your Mind, Save Your mind from Propietary Carcans.

Bye, sampai jumpa di tutorial selanjutnya. :)

Mar
02

Glassfish adalah salah Application Server produk Sun Microsystem yang banyak digunakan untuk aplikasi enterprise. Glassfish dapat berdiri sendir maupun dalam sistem cluster. Oke, sepertinya saya tidak perlu panjang lebar untuk menjelaskan apa itu GlassFish, karena menurut Saya sudah cukup lengkap penjelesaannya di Websitenya sendiri.

Langkah-langkah instalasi glassfish di Linux.

  1. Download Installer glassfish disini, untuk tutorial ini Saya menggunakan Glassfish versi v2.1-b60e
  2. Selanjutnya Setting Environment Java di Linux Anda, Tutorial nya bisa dibaca disini.
  3. Kemudian pada tahapan ini,  Kita akan melakukan instalasi dengan perintah sebagai berikut:
    java -Xmx256m -jar glassfish-installer-v2.1-b60e-linux-ml.jar
    256  disini menunjukkan memori yang akan digunakan untuk Glassfish adalah sebesar 256 Mb, jika anda tidak berhasil melakukan penginstalasian dengan perintah diatas, angka 256 bisa diganti dengan 512.
  4. Lalu pindah ke Direktori Glass Fish
    cd glassfish
  5. Tambahkan permission execute pada Software Ant yang include dengan Glassfish
    chmod -R +x lib/ant/bin
  6. Lakukan Setup Glassfish
    Jika Anda ingin menjalankan Glassfish dalam Sistem Cluster Anda jalankan perintah sebagai berikut:
    lib/ant/bin/ant -f setup-cluster.xml
    Namun jika Anda tidak menginginkan GlassFish berjalan dalam Sistem Cluster jalan perintah berikut:
    lib/ant/bin/ant -f setup.xml
  7. Sampai Disini GlassFish sudah terinstall dengan domain default yang diberi nama domain1.
  8. Untuk melakukan pengecekan terhadap instalasi Glassfish silahkan Anda Buka Web browser anda lalu ketikkan alamat sebagai berikut:
    http://localhost:4848
    username admin
    password adminadmin

Selamat Anda telah berhasil melakukan instalasi GlassFish di Sistem Operasi Linux.

      Web blogdetik